Rabu, 14 Mei 2014

Badai K Pop

Korea dengan segala daya pikatnya seakan menghipnotis jagat hiburan dan dunia anak muda tanah air beberapa tahun terakhir ini.Tak bisa disangkal,memang semua yang berbau Korea mampu tampil memikat dengan kemasan apik dan menghibur,dengan kualitas lumayan bagus.Dan yang pasti publik seakan diberi suguhan budaya alternatif lain ditengah ketidak jelasan situasi politik dan budaya sendiri. Contoh kongkretnya adalah drama Korea yang selalu laris manis bahkan bukan hanya di Indonesia( itu akan saya kupas kedepan).Melihat drama Korea yang tentusaja berlatar belakang budaya,tradisi,alam,dan kehidupan sehari-hari,yang dibumbui alur cerita menarik dengan pemeran yang sedap dipandang mata.Tapi sesungguhnya,kita sedang dihadapkan pada gambaran sebuah perbedaan budaya yang tentusaja mengakar dalam kehidupan dan sejarah panjangnya. Dan yang paling penting,drama seri Korea lebih menyajikan cerita yaang realistis dan tidak muluk-muluk.Sangat berbeda dengan sinetron kita yang rata-rata menjual hayalan bahkan sangat tidak masuk akal.Jadi tidaklaah heran meskipun kita terasing dengan kebudayaan mereka tapi kita bisa terlena dengan segala suguhan cerita maupun intriknya yang lebih alami. Selanjutnya gelombang musik Korea yang amat digandrungi kalangan anak muda tanah air.Fenomena ini tentusaja bukan karena musik kita jelek atau tak ada artis penyanyi kita yang lebih menarik.Lagi-lagi alternatif pilihan menjadi alasannya.Kemasan keartisan produk Korea yang melekat dengan tradisi dan kekhasan mereka menjadi rahasianya.Pencapaian ekonomi industri dan teknologi mereka tak lantas membuat orang Korea kehilangan jati dirinya,justru semua pencapaiannya itu didasari oleh kekuatan budaya dan rasa bangga dan cinta dengan apa yang jadi ciri khas mereka.Itulah tradisi budaya mereka.Kemajuan,dan kekhasan tak bisa dipisahkan.Lain dengan kita,tengok saja gaya bicara anak muda kita,cara berpakaian,sopan santun dan kesadaran akan cinta tanah air yang seakan sudah pupus didalam jiwa mereka.Sungguh menyedihkan,kita dengan kekayaan budaya yang melimpah tapi terlantar diantara derasnya informasi dan gaya hidup modern yang semu dan tak terarah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar